Jumat, 18 Juni 2010

Daftar Rentetan Peringatan Usamah bin Ladin untuk AS


Usamah bin Ladin dan juga Ayman al Zawahiri, telah mengirimkan pesan dengan jumlah yang sangat banyak, bahkan sejak sebelum 11 September 2001. Pesan-pesan tersebut mengingatkan pada Amerika Serikat dan sekutunya, terutama Israel agar tak berlaku sewenang-wenang, atau akan menanggung akibatnya.

Januari 2010: Al Jazeera memperoleh sebuah rekaman audio yang mengaku sebagai Usamah bin LAdin, ia mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang gagal pada pesawat AS pada tanggal 25 Desember. "Pesan saya ingin menyampaikan kepada Anda bahwa pesawat dari pahlawan Omar Farouk [Abdulmutallab], menegaskan kembali pesan yang sebelumnya di bawa oleh para pahlawan 9/11 yang disampaikan kepada Anda," kata bin Ladin. Dia memperingatkan akan ada lebih banyak serangan kecuali AS menemukan solusi bagi situasi Palestina. 
25 September 2009
: Bin Ladin menyerukan kepada negara-negara Eropa untuk menarik pasukan mereka dari Afghanistan, dan mengatakan mereka hanya mengorbankan laki-laki dan uang dalam perang yang sangat tidak adil. Rekaman, dirilis di internet dengan gambar latar belakang bin Laden, memiliki terjemahan Jerman dan Inggris.

14 September 2009: Bin Laden mengatakan Barack Obama, presiden AS, adalah "tidak berdaya" untuk menghentikan perang di Afghanistan dan Irak. Dia memperingatkan rakyat Amerika atas hubungan dekat dengan Israel. Dalam pesannya, Usamah bin Ladin mengatakan sekarang saatnya bagi mereka untuk membebaskan diri dari cengkeraman neo-konservatif dan lobi Israel. 
"Alasan perseteruan kami dengan Anda adalah dukungan Anda pada Israel yang merebut dan menempati tanah kami di Palestina, " katanya.

3 Juni 2009: Bin Ladin mengatakan dalam pesan audio bahwa Obama telah menanam benih-benih "balas dendam dan kebencian terhadap Amerika" di dunia Muslim dan memperingatkan Amerika bersiap menerima konsekuensinya.

14 Maret 2009: Bin Ladin menuduh para pemimpin Arab bersekongkol dengan Barat terhadap umat Islam dan yang terlibat dengan Israel dalam Perang Gaza yang berlangsung 22-hari.

14 Januari 2009: Bin Ladin, dalam rekaman audio, menyerukan panggilan baru untuk "jihad" mengakhiri perang Israel di Gaza. Dia juga mengajak umat Islam untuk bangkit dalam mendukung warga Gaza dan tidak bergantung pada pemimpin Arab, "Sebagian besar dari mereka yang bersekutu dengan koalisi Tentara Salib-Zionis," tegasnya dalam rekaman.

18 Mei 2008: Bin Ladin mendesak umat Islam untuk mendobrak blokade Israel di Jalur Gaza yang dikuasai dan melawan pemerintah-pemerintah Arab yang berhubungan dengan Israel. Pesan ini diposting melalui rekaman di internet.

16 Mei 2008: Bin Ladin, dalam rekaman audio pesan yang diposting di internet, yang ditujukan untuj masyarakat Barat, dan panggilan untuk berperang melawan Israel, Usamah bin Ladin mengatakan konflik Israel-Palestina merupakan inti dari pertempuran dengan Islam-Barat.

19 Maret 2008: Dalam sebuah rekaman audio, Usamah bin Ladin mengancam Uni Eropa dan mendesak hukuman serius atas kartun Nabi Muhammad. Dia juga mengatakan bahwa cara terbaik bagi umat Islam untuk membantu Palestina adalah mendukung Irak berperang melawan pemerintah dan pasukan Amerika.

29 November 2007: Bin Ladin mendesak negara-negara Eropa untuk mengakhiri aliansi mereka dengan pasukan AS di Afghanistan.

7 September 2007: Usamah bin Ladin muncul dalam rekaman video pertamanya dalam hampir tiga tahun, untuk menandai ulang tahun keenam serangan 11 September di Amerika Serikat. Dalam pesan kepada rakyat Amerika, ia mengancam untuk meningkatkan perang di Irak dan mengatakan AS rentan terserang ekonominya sebagai dampai perang.

23 Mei 2006: Bin Ladin mengatakan dia mendalangi serangan 11 September dan bahwa Zacarias Moussaoui, yang dinyatakan bersalah atas serangan, tidak punya bagian di dalamnya.

19 Januari 2006: Bin Ladin mengancam serangan baru terhadap Amerika Serikat namun menawarkan rakyat Amerika melakukan "gencatan senjata jangka panjang" dalam sebuah rekaman pesan. Rekaman datang setelah lebih dari setahun tak muncul pernyataan dari pemimpin al-Qaeda itu.

15 April 2004: Bin Ladin mengirimkan pesan kepada negara-negara Eropa, mengatakan, "Saya mengajukan sebuah inisiatif rekonsiliasi ... untuk menghentikan operasi terhadap semua [Eropa] negara-negara jika mereka berjanji untuk tidak akan agresif terhadap Muslim".

18 Oktober 2003: Bin Ladin berbicara melawan perang Irak dalam sebuah rekaman, mengatakan: "Kami akan terus memerangi kamu dan kami akan melakukan operasi mati syahid. Kami berhak untuk membalas ... melawan semua negara-negara yang mengambil bagian dalam perang yang tidak adil di Irakperang, yakni Britania Raya, Spanyol, Australia, Polandia, Jepang dan Italia.

9 September 2002: Dalam sebuah kaset, Bin Ladin membangkitkan serangan di New York dan Washington, mengatakan "kita berbicara tentang para lelaki yang mengubah perjalanan sejarah dan membersihkan kotoran ... pengkhianatan para penguasa dan bawahan mereka".

27 Desember 2001: Dalam rekaman video, bin Laden mengatakan: "Terorisme melawan Amerika patut dipuji karena merupakan tanggapan terhadap ketidakadilan, yang ditujukan untuk memaksa Amerika menghentikan dukungan pada Israel, yang membunuh orang-orang kaum Muslimin."

7 Oktober 2001: Bin Ladin mengklaim "Amerika telah terpukul oleh Allah pada titik yang paling rentan dan telah menghancurkan bangunan yang paling bergengsi,",katanya dalam sebuah kaset September 11, 2001 serangan terhadap Amerika Serikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar